HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

10 Hari Dikabarkan Ditahan, Polsek Patumbak Diduga Lepas Bandar Shabu

Patumbak (SP) - Diduga telah lama menjadi Bandar (BD) sabu, Saksi Perangin-angin (35), warga Desa Cinta Adil, Perumahan Asabri, Pasar lX, (Kolumbia), Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, dikabarkan menjadi penghuni sel tahanan Polsek Patumbak atau ditangkap dan ditahan.

Pria yang telah mempunyai satu putra ini dikabarkan ditangkap Polsek Patumbak, ketika berada di Penginapan Tembang Kenangan, berada di Jalan Patumbak-Talun Kenas, Tenda Biru, Pasar Vll Timur, Desa Patumbak 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (7/10) lalu, sekira pukul 16.00 wib.

Namun sangat di sesalkan, setelah 10 hari dikabarkan mendekam di sel tahanan Mapolsek Patumbak, selanjutnya Saksi Perangin-angin diduga dibebaskan polisi, setelah keluarganya diduga memberi uang kepada penyidik pembantu, Aiptu SL

Menurut istri tersangka Beru Sembiring (23) kepada wartawan di kepolisian ketika hendak membesuk suaminya pada Senin (8/10) lalu menjelaskan, bahwa suaminya itu ditangkap terkait kepemilikan diduga sabu-sabu, sebanyak 4 paket dengan harga Rp 50 ribu per paketnya.

“Ketika digerebek di Penginapan Tembang Kenangan sama polisi, di tangan kanan suami ku ada 2 paket sabu, karena pas mau dipake. Dan di kantong celana sebelah kanan depan, ada 2 paket juga. Padahal, semua sabu itu mau dipake suamiku sendiri, tapi polisi itu bilang, kalo suamiku itu adalah BD (bandar) sabu,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Beru Sembiring, bahwa suaminya itu ditangkap Minggu (7/10), sekira pukul 16.00 wib. Namun, karena suaminya dibawa keliling-keliling oleh polisi, maka Saksi Perangi-angin sampai di Mako Patumbak usai mahgrib. Dia juga mengaku, kalau suaminya selama ini bekerja sebagai pengutip uang di stasiun Angkutan Kota (Angkot) yang ada di Perumahan Asabri, Pasar lX, Kecamatan Sibiru-biru.

“Tadi saya sudah ke rumah keluarga suamiku untuk memberi tahu kalo suamiku itu ditangkap polisi karena memiliki sabu-sabu dan minta bantuan agar keluarganya mau mengurus dan mengeluarkannya,” keluhnya.

Sementara itu, salah satu warga berinisial PS mengaku, bahwa dirinya ketemu dengan Saksi Perangin-angin bersama istrinya di Jembatan Desa Sigara-gara pada Kamis (18/10) pagi, sekira pukul 09.00 WIB.

“Aku tadi pagi, sekira pukul 09.00 wib, jumpa dengan Saksi Perangin-angin boncengan dengan istrinya mengendarai kereta Beat, akupun terkejut. Wah, udah bebas anak itu rupanya,” katanya.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK ketika di konfirmasi wartawan, Kamis (18/10) sore, tentang dibebaskannya Saksi Perangin-angin mengaku akan mengecek terlebih dulu. Namun, sekira 1 jam kemudian, kapolsek meminta wartawan, melalui WhatsApp (WA) agar menanyakannya kepada kanit reskrim.

Sementara Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak ketika dikonfirmasi wartawan melalui WA, terkait penangkapan dan pembebasan Saksi Perangin-angin membalas dengan singkat 'negativ', katanya melalui WA. (reza)

Teks foto : Beru Sembiring istri Saksi Perangin-angin

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *