HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Diancam Pakai Pisau, Warga Aceh Dirampok di Amplas

Medan (SP) - Darus (23) warga Provinsi Aceh menjadi korban perampokan ketika berada di Amplas, tepatnya di jalan Sisingamangaraja setelah Flayover atau sebelum jembatan (sungai) Amplas, Kecamatan Medan Amplas pada Kamis (11/10/2018) sekira pukul 22:30 Wib. Uang dan hape serta surat penting didalam dompetnya dirampas dengan paksa dan Darus akhirnya mendatangi Mapolsek Patumbak.

Informasi yang dihimpun di Mapolsek Patumbak, Darus saat itu baru saja pulang dari Provinsi Sumatera Barat (Padang). Darus dari Padang ke Medan dengan menumpangi Bus PT Putra Pelangi, karena tidak begitu mengenal Kota Medan, Darus pun turun dari Bus tepat di tempat kejadian perkara (tkp).

"Aku bawa tas berisi pakaian, saat aku turun dari Bus, datang tiga orang dengan senjata tajam (pisau). Ketiga orang itu mengancam aku dengan pisau agar aku menyerahkan harta ku," ujar Darus.

Melihat pisau sudah menempel dibadan Darus dan mendengar ancaman akan dibunuh, akhirnya menyerahkan dompet berisikan uang berkisar Rp 300 ribu dan satu unit hapenya kepada para pelaku.

"Dari pada aku yang mati bang, lebih baiklah aku serahkan uang dan hapeku," katanya dengan logat bahasa daerahnya.

Seusai menyerahkan uang dan hapenya, para pelaku sempat mempertanyakan tiga buah tas yang dibawanya, namun karena isinya pakaian, para pelaku enggan untuk mengambilnya.

"Aku bawa tiga tas isinya pakaian, seusia mereka (pelaku) mengambil dompet dan hapeku, aku langsung kekantor polisi untuk menceritakan peristiwa ini," sambung korban.

Sesampainya korban dikantor polisi, petugas kepolisian langsung mempertanyakan maksud dan tujuan korban datang. Kemudian korban minta tolong sama polisi agar menelepon temannya yang berada di Medan.

"Aku dapat nomor hape temanku yang ada di Medan melalui Facebook (internet), karena hapenya juga hilang, aku minta tolong sama polisi agar menelepon nomor hape keluargaku yang di Medan, barulah mereka (teman-teman) datang menjemputku," ungkapnya.

Pantauan wartawan terlihat korban dijemput oleh teman-temannya dan meninggalkan Mapolsek Patumbak.(reza)

Teks foto : korban saat di Mapolsek Patumbak

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *