HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Jaringan Peredaran Narkoba Antar Negara, Puluhan Kilo Shabu Digagalkan Beredar

Medan (SP) - Dalam paparan, Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK didampingi oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol.Hendrik Marpaung dan beberapa PJU Polda Sumut pada Jumat (19/10/2018) terungkap bahwa pihak kepolisian daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) komitmen memberantas peredaran gelap narkoba.

"Pada Jumat pukul 14:00 wib, kita (kepolisian) berhasil menangkap sindikat narkoba Internasional, kali ini jaringan yang berhasil digulung yakni Indonesia dan Malaysia. Dalam penangkapan tersebut, pihak kita berhasil mengamankan 9 pelaku dan 41,5 Kg narkotika jenis sabu-sabu.
Ini adalah hasil penangkapan selama satu minggu mulai tanggal 6 sampai tanggal 14 Oktober 2018," ucap Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto.

Lebih lanjut diungkapkan Waka Polda Sumut, bahwa para pelaku ditangkap dari empat lokasi yang berbeda.

"Ada empat lokasi penangkapan terhadap para pelaku yakni pertama di Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, kedua Stasiun Bus Simpati Star Jalan Gagak Hitam Medan, lokasi ketiga di Desa Limau Manis Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang dan yang keempat di  pintu keluar gerbang tol Amplas Medan," cetus Brigjen Pol Mardiaz.

Dijelaskannya, para pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial, FM (33) Jalan Titi Payung bagan Asahan, Kabupaten Asahan, W (43)  warga  Kelurahan bagan Asahan Kecamatan Tanjung Balai, IP (43) warga Kelurahan Bagan Asahan Kecamatan Tanjung Balai, BA (36) warga Jalan Lintas Medan Banda Aceh, MM (46),MY (40), M (32) ketiganya warga Kabupaten Aceh Utara, HL (30) warga Medan Amplas dan IF (32) warga Pekan Baru Riau.

"Para pelaku dipersangkakan melanggar pasal 114 dan atau pasal 112 untuk pasal 132 UU 35 tahun 2009. Untuk para pelaku kita kenakan UU 35 tahun 2009,  dengan ancaman pidana paling ringan 6 tahun dan paling lama 20 tahun," terangnya.(tim)

Teks foto : Wakapolda Sumut memaparkan hasil tangkapan

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *