HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Limbah Sampah Menumpuk di Belawan

Medan (SP) - Sampah yang menumpuk di kawasan Pelabuhan Belawan sebagai pintu gerbang perekonomian Sumut dinilai sangat memprihatinkan. Pasalnya, seiring bermunculanya gudang penampungan barang-barang bisnis, hal inilah yang mamicu munculnya tumpukan sampah di daerah ini.

Pantauan awak media dilokasi Kamis (11/10/2018) tumpukan sampah yang tak terangkat berada di sekitar Pelabuhan Belawan dikhawatirkan akan menimbulkan pencemaran laut dan pantai, diantaranya terlihat di kawasan jalan Kampar, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Sumatera utara. Disusul tumpukan sampah di jalan raya Pelabuhan Belawan menuju BICT.

Kepada wartawan, Humas BICT Belawan Irfansyah mengaku, pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan pihak Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam hal pengangkutan sampah.

“Kita sudah melakukan kerja sama dengan pihak Pemko Medan dalam pengangkutan sampah-sampah BICT Belawan, dimana pengangkutannya dilaksanakan 2 minggu sekali,” ujar Irfansyah.

Dikatakannya,sampah yang ada di area itu bukan saja berasal dari TPKDB dan BICT Belawan, tetapi para pedagang disana juga  membuang sampahnya di tempat itu juga.

“Lahan pembuangan sampah itu memang milik kita, kita buka jalan untuk menuju Ocean Pasifik, tapi kita tidak izinkan pedagang menggelar dagangannya di sekitar tempat itu,” paparnya.

Karena nilai kemanusiaanlah  maka para pedagang – pedagang nasi tersebut dibiarkan mengais rezeki di lokasi ini, sehingga sampah yang ada di sini itu kebanyakan bekas bungkusan nasi tersebut.

"Dengan informasi ini kami akan surati semua elemen masyarakat yang mengunakan fasilitas jalan tersebut termasuk para pedagang dan pengguna jasa kepelabuhan untuk menjaga kebersihan wilayah ini," tegas Irfan.

Ketika ditanya tentang petugas pengawas pemantau sampah-sampah tersebut, Irfansyah mengaku kalau pengawas khusus   memantau sampah ini tidak ada.

“Kita tidak ada pengawas yang khusus perhatikan sampah di sana. Informasi ini sangat penting bagi kami untuk segera ditindaklanjuti,” pungkas Irfansyah.

Sementara sesuai amatan di lapangan, tempat pembuangan sampah khusus untuk TPKDB dan BICT Belawan yang berada di sekitar dinding tembok bagian luar BICT Belawan terbilang kecil, tempat pembuangan sampah sementara yang terbuat dari batu itu berukuran sekitar 1 x 2 meter/unit. Di lokasi tempat sampah tersebut, tumpukan sampah terlihat menggunung sepanjang sekitar 100 meter.

Tumpukan sampah yang terdiri dari sampah plastik, kayu ranting, kursi bekas, dan sampah lainnya berserakan. Tempat pembuangan sampah sementara TPKDB dan BICT Belawan itu dijadikan oleh warga menjadi tempat memulung.(amsari)

Teks foto : sampah menumpuk

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *