HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Merasa Dibohongi, Warga Desa Minta Kuburan Tersangka Agus Dipindahkan

Patumbak (SP) - Puluhan warga Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak mendatangi tempat pemakaman umum (TPU) melakukan protes atas dikuburkannya jenazah Agus Hariadi, salah seorang tersangka pembunuhan satu keluarga di Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang  yang ditembak mati polisi beberapa waktu lalu.

Pantauan wartawan dan wawancara kepada warga dilokasi kejadian Rabu (24/10) sore, tidak hanya melakukan protes secara langsung, warga juga menempelkan sejumlah poster diatas makam Agus Hariadi bertuliskan protes atas dimakamkannya jenazah tersangka pembunuhan berinisial AH.

Menurut keterangan warga sekitar, peristiwa itu terjadi karena sebelumnya, Selasa (23/10) pagi, seorang warga bernama Miji, oknum perangkat Desa Patumbak Kampung menemui sejumlah warga dan mengatakan akan ada jenazah yang dikuburkan di pemakaman itu.

"Sebelumnya dia (Miji) bilang ada jenazah yang dibawa dari Padang Sidempuan yang sudah membusuk karena sakit gula mau dimakamkan disini, namanya Agus Harianto. Tapi setelah dilakukan penguburan, ternyata salah seorang keluarga yang dimakamkan ini bilang mayat adalah pelaku pembunuhan sekeluarga di Tanjung Morawa dibawa dari Riau yang  ditembak mati polisi. Pantas aja mereka diam-diam nguburnya pun pas hujan deras, sekira jam 11 pagi.  Ambulans nya pun sampai masuk ke areal kuburan ini," kata warga bernama Tasmin Purba alias Wak Pokat.

Sementara itu, warga lain bernama Nambeng beserta puluhan ibu-ibu lain mengaku kesal karena merasa telah ditipu dan dibodohi oleh Miji dan sejumlah penggali kubur.

"Kami kesal, kenapa kami dibodohi. Kalau mereka ngaku jenazahnya itu jenazah yang sudah mau busuk karena sakit gula. Mereka juga bilang kalau jenazah itu namanya Agus Harianto.

"Ternyata bukan Agus Harianto, tapi Agus Hariadi, tersangka pembunuhan di Tanjung Morawa. Kami gak terima karena sudah  dibohongi dia," timpal warga dilokasi pemakaman.

Setelah meminta keterangan dari warga, wartawan kemudian mencoba mengkonfirmasi Camat Patumbak M Arsul. Namun M Arsul menolak memberikan komentar.

Selanjutnya wartawan mencoba melakukan konfirmasi langsung Miji sekitar pukul 15.00 WIB. Miji perangkat Desa Patumbak Kampung juga tidak berhasil. Saat ditemui, Miji tidak berada di kediamannya dan diduga telah bersembunyi pasca aksi protes warga.

Demikian juga dengan Kepala Desa Patumbak Kampung, Ahmad Arifin. Saat wartawan mendatangi kantor Desa Patumbak Kampung di Gg. Inpres, Ahmad Arifin tidak ada di kantornya.

"Warga Dusun 6 Keberatan Agus Dimakamkan di Kampung Kami. Kami minta Kuburan Agus Suprianto dipindahkan dari kampung kami," tulis warga dalam posternya.

Bahkan warga juga meminta agar Kepala Desa memindahkan kuburan tersangka Agus.

"Woii Miji Cs, kau bohongi ya kami, kau pindahkan segera makam si Agus itu ya. Pak Kades, pindahkan dari sini kuburan Agus Suprianto," protes warga.

Terpisah, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK mengatakan aksi protes itu merupakan buntut dari kesalahpahaman atau miskomunikasi antara warga dengan pengurus makam.

"Bukan menolak jenazah itu, ada miskomunikasi antara pengurus makam aja, dia gak jujur bahwa itu tersangka. Saya ngobrol sama warga, siapapun yang meninggal, yang namanya ditanam disitu kami ikhlas aja, cuma karena pengurus makam itu berbohong sama warga. Itu makanya tulisan di poster itu satu orang, si Miji (Kaur Pembangunan),'' tambah Ginanjar sembari menghimbau warga agar tetap menjaga konusifitas.

Ginanjar juga mengatakan pihaknya berusaha melakukan mediasi agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan cara musyawarah.(tim)

Teks foto : warga protes

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *