HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Warga Resah Pasca Insiden Perampokan Dua Gadis di Medan Amplas

Kedua korban saat dirawat di rumah sakit 
Medan (SP) - Setelah (pasca) terjadi perampokan terhadap 2 orang gadis belia Ronita Boru Situmorang (20) dan Rizki Boru Sibarani (20) yang dibuang dari atas Angkutan Kota (Angkot) di Simpang Amplas baru-baru ini membuat masyarakat resah dan takut.

Warga meminta Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK dan Kanitreskrim Iptu Budiman Simanjuntak bertindak cepat dan tegas untuk "membasmi" para pelaku yang membuat resah. Permintaan itu diungkapkan warga, khususnya kaum perempuan.

"Akhir-akhir ini marak sekali peristiwa perampokan di wilayah Medan Amplas. Apalagi baru-baru ini kita lihat di media, pelakunya sadis, sampai tega melempar korbannya dari dalam angkot. Kita mau naik angkutan umum pun jadi takut. Harusnya polisi bertindak cepat dan serius menangkap para pelaku, "ujar Siska (31), kepada wartawan Minggu (21/10) sore.

Siska juga mengatakan, peristiwa perampokan kerap terjadi didalam angkot dikawasan Medan Amplas.

"Kalau baca berita, dikawasan Medan Amplas ini sering terjadi perampokan dan penodongan pakai senjata tajam kepada penumpang. Polisi harus bisa menangkap para pelaku," ujarnya.

Senada dengan Siska, Suriani, (45), ibu rumah tangga yang sehari-hari bekerja sebagai penjual bahan-bahan kebutuhan pokok di warungnya di Jalan Pertahanan Desa Patumbak I Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang ini mengaku kuatir. Pasalnya, ia dan suaminya hampir setiap subuh belanja ke pajak Simpang Limun Medan Amplas.

"Kalau dengar berita banyak orang dirampok kejadiannya siang. Kita yang sering pergi subuh ke pajak takut dibegal (dirampok). Semoga polisi bisa memberantas para begal itu," ucap ibu beranak 4 ini.

Seperti diketahui, Ronita Boru Situmorang (20) dan Rizki Boru Sibarani  (20), warga Gg. Segitiga Desa Ujung Serdang Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang dirampok diduga oleh komplotan terstruktur dan terorganisir ketika menumpang Angkot 135 Medan Bus pada Sabtu (13/10) lalu, sekira pukul 11.00 WIB. Setelah dompet berisi uang Rp. 1 juta  dan HP android milik kedua korban diambil, gadis berparas cantik ini kemudian dibuang persis dibawah Fly Over Amplas. Akibatnya, korban kritis dan tidak sadarkan diri sehingga harus dirawat intensif di Rumah Sakit Mitra Sejati, Medan Johor.

Atas kejadian itu, kedua orang tua korban juga telah membuat laporan dan polisi tengah menyelidiki kejadian itu guna menangkap para pelaku.(tim)

Kedua korban saat dirawat dirumah sakit

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *