HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Tetangga Bejat, Anak SD Dicabuli dan Diancam Bunuh

Delitua (SP) - Dibawah ancaman akan dibunuh, Mawar (13) nama samaran, harus merelakan mahkotanya direnggut SI (28) tetangganya sendiri. Itu dilakukan SI sebanyak empat kali didalam kamarnya.

Aksi bejat yang dilakukan SI terhadap Mawar sekitar tiga bulan yang lalu. Korban diajak kerumah oleh SI, sampainya didalam kamar, korban langsung dicium. Karena korban diam, pelaku melancarkan aksinya dengan membuka pakaian Mawar. Dalam sekejap, SI berhasil mengambil perawan Mawar. Puas meniduri korban, pelaku memberikan uang sebesar Rp 10 ribu. Bahkan korban diancam akan dibunuh apabila memberi tahukan kepada kepada orang lain. Terutama kepada orang tua.

Dua minggu kemudian, saat korban bermain didepan rumah. SI kembali memanggil Mawar, dan langsung membawanya kedalam kamar. SI melakukannya kembali dengan meniduri korban. Selesai memuaskan nafsunya, pelaku memberikan uang Rp 10 ribu, sama korban.

Tiga minggu kemudian, pelaku kembali melakukan pencabulan terhadap korban didalam kamarnya. Semua aksi pencabulan yang dilakukan SI, disaat istrinya tidak ada dirumah.

Terungkapnya pencabulan terhadap Mawar, ketika Kamis (8/11) siang sekira pukul 13.00 wib. Saat itu korban pulang kerumah, ibu korban berinisial WA merasa curiga melihat prilaku Mawar. Kemudian, WA menanyakan kepada anak keduanya ini. Awalnya korban tidak mau cerita. Setelah didesak, Mawar akhirnya buka mulut dan membeberkan seluruh kisah yang dialaminya.

Mendengar perkataan Mawar, WA menjadi syok bagaikan petir di siang hari. Tidak mau anaknya menjadi korban pencabulan seterusnya, WA mendatangi Mapolsek Delitua untuk membuat laporan secara resmi.

"Kejam x SI itu pak, ponakan ku masih SD pun sudah ditidurinya," kata pria yang mengaku sebagai pamannya.

Terpisah Kapolsek Delitua kompol BL Malau membenarkan laporan korban dan berjanji segera memprosesnya. (tim)

Teks foto : Bunga saat di Mapolsek Delitua

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *